Kebijakan Gus Dur terhadap Minoritas dan Kepercayaan Lokal

StupendousModernism avatar
StupendousModernism
·
·
Download

Start Quiz

Study Flashcards

12 Questions

Apa yang dicerminkan oleh kebijakan Gus Dur dalam melindungi hak-hak kelompok minoritas?

Komitmen terhadap prinsip keadilan dan kesetaraan

Apa yang diakui oleh Gus Dur dalam pengakuan terhadap kepercayaan lokal?

Agama-agama lokal dan kepercayaan yang sebelumnya tidak diakui secara formal oleh pemerintah

Apa yang dicabut atau direvisi di bawah kepemimpinan Gus Dur?

Peraturan yang dianggap diskriminatif terhadap kelompok tertentu

Apa yang dipromosikan oleh Gus Dur dalam penguatan demokrasi dan HAM?

Kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama

Siapa yang menjadi latar belakang Gus Dur dalam pengakuan terhadap kepercayaan lokal?

Seorang tokoh ulama NU

Apa yang menjadi tujuan Gus Dur dalam menghapuskan diskriminasi terhadap etnis Tionghoa?

Menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif

Mengapa Abdurrahman Wahid menolak formalisasi Islam syariat Islam?

Karena formalisasi dan ideologisasi Islam seperti itu tidak sesuai dengan perkembangan Islam di Indonesia yang dikenal sebagai negerinya muslim moderat dan toleran.

Apa yang diyakini Abdurrahman Wahid dapat mendorong umat Islam ke arah politik yang radikal?

Ideologisasi Islam.

Mengapa Abdurrahman Wahid menolak upaya untuk 'mengislamkan' dasar negara dan 'mensyariatkan' peraturan-peraturan daerah?

Karena upaya itu ahistoris dan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Bagaimana Abdurrahman Wahid menafsirkan kata 'al-silmi' dalam Al-Qur'an?

Dengan kata 'perdamaian'.

Apa yang diyakini Abdurrahman Wahid sebagai prinsip-prinsip untuk menjadi Muslim yang baik?

Menerima prinsip-prinsip keimanan, menjalankan rukun Islam secara utuh, menolong mereka yang memerlukan pertolongan, menegakkan profesionalisme, dan bersikap sabar ketika menghadapi ujian.

Apa yang diapresiasi oleh Abdurrahman Wahid dalam pengembangan masyarakat?

Upaya kulturalisasi.

Study Notes

Perlindungan Minoritas

  • Kebijakan Gus Dur melindungi hak-hak kelompok minoritas, termasuk agama dan etnis, yang mencerminkan komitmennya terhadap prinsip keadilan dan kesetaraan.
  • Upaya menghapuskan diskriminasi terhadap etnis Tionghoa dan agama-agama minoritas lainnya.

Pengakuan Kepercayaan Lokal

  • Gus Dur memberikan pengakuan resmi terhadap agama-agama lokal dan kepercayaan yang sebelumnya tidak diakui secara formal oleh pemerintah.
  • Langkah ini memperkuat pluralisme di Indonesia, dengan latar belakang Gus Dur sebagai tokoh ulama NU.

Penghapusan Peraturan Diskriminatif

  • Di bawah kepemimpinannya, beberapa peraturan yang dianggap diskriminatif terhadap kelompok tertentu dicabut atau direvisi.
  • Tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif.

Penguatan Demokrasi dan HAM

  • Gus Dur mendorong penguatan demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
  • Dia mempromosikan kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama, yang menjadi landasan penting bagi demokrasi Indonesia pasca-Orde Baru.

Abdurrahman Wahid dan Islam di Indonesia

  • Abdurrahman Wahid menolak formalisasi Islam syariat karena tidak sesuai dengan perkembangan Islam di Indonesia yang dikenal sebagai negeri muslim moderat dan toleran.
  • Menurut beliau, ideologisasi Islam dapat mendorong umat Islam kepada upaya-upaya politis yang mengarah pada penafsiran tekstual dan radikal terhadap teks-teks keagamaan.

Kritik terhadap Monopoli Tafsir Kebenaran Islam

  • Monopoli tafsir kebenaran Islam seperti sekarang ini, menurut Abdurrahman Wahid, bertentangan dengan demokrasi.
  • Upaya-upaya untuk “mengislamkan” dasar negara dan “mensyariatkan” peraturan-peraturan daerah itu bukan saja ahistoris, tetapi juga bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Tafsiran Al-Qur’an

  • Abdurrahman Wahid menafsirkan kata “al-silmi” dalam Al-Qur’an dengan “perdamaian”, tidak seperti kalangan Islam formalis yang menafsirkan dengan kata “islami”.
  • Tafsiran ini menunjukkan perbedaan pendekatan dalam memahami ajaran Islam.

Karakter Muslim yang Baik

  • Menurut Abdurrahman Wahid, untuk menjadi Muslim yang baik, seorang Muslim harus menerima prinsip-prinsip keimanan, menjalankan rukun Islam secara utuh, menolong mereka yang memerlukan pertolongan, menegakkan profesionalisme, dan bersikap sabar ketika menghadapi ujian.

Kulturalisasi dan Politisasi

  • Abdurrahman Wahid lebih memberikan apresiasi kepada upaya kulturalisasi daripada politisasi.
  • Pemikiran Abdurrahman Wahid inilah yang kemudian menjadi kontribusi penting bagi generasi bangsa untuk bisa mensinergikan antara aspek keislaman dan aspek kebangsaan.

Quiz ini membahas kebijakan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terkait perlindungan minoritas dan pengakuan kepercayaan lokal. Cakupan materi mencakup upaya menghapuskan diskriminasi dan pengakuan resmi terhadap agama-agama lokal.

Make Your Own Quizzes and Flashcards

Convert your notes into interactive study material.

Use Quizgecko on...
Browser
Browser