Perbandingan Rata-rata Parametrik & Non-Parametrik
10 Questions
0 Views

Choose a study mode

Play Quiz
Study Flashcards
Spaced Repetition
Chat to Lesson

Podcast

Play an AI-generated podcast conversation about this lesson

Questions and Answers

Dalam konteks pengujian hipotesis, kapan penggunaan uji Mann-Whitney lebih tepat dibandingkan dengan uji t independent?

  • Ketika data tidak memenuhi asumsi normalitas atau terdapat outlier signifikan dalam sampel kecil. (correct)
  • Ketika data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen.
  • Ketika ukuran sampel sangat besar (n > 100) dan data berasal dari populasi yang berbeda.
  • Ketika kita ingin menguji hipotesis tentang perbedaan varians antara dua kelompok independen.

Apa perbedaan mendasar antara uji t dependent sample (paired) dan uji t independent sample dalam analisis komparatif dua kelompok?

  • Uji t dependent digunakan untuk data yang berpasangan atau berhubungan, sedangkan uji t independent membandingkan dua kelompok yang independen. (correct)
  • Uji t dependent membandingkan dua kelompok yang tidak berhubungan, sedangkan uji t independent membandingkan kelompok yang berpasangan.
  • Uji t dependent memerlukan ukuran sampel yang lebih besar dibandingkan uji t independent untuk mencapai power yang sama.
  • Uji t dependent digunakan untuk data ordinal, sedangkan uji t independent untuk data interval atau rasio.

Dalam situasi apa uji Wilcoxon signed-rank lebih disukai daripada uji t berpasangan (paired t-test)?

  • Ketika data terdistribusi normal secara sempurna dan varians kedua kelompok homogen.
  • Ketika ukuran sampel sangat besar (lebih dari 50 pasangan) sehingga pendekatan normal dapat diasumsikan.
  • Ketika hipotesis nol menyatakan tidak ada perbedaan median antara dua kelompok.
  • Ketika data memiliki outlier ekstrem atau melanggar asumsi normalitas. (correct)

Mengapa penting untuk memeriksa asumsi normalitas dan homogenitas varians sebelum menerapkan uji parametrik untuk perbandingan dua rata-rata?

<p>Karena pelanggaran asumsi dapat meningkatkan risiko kesalahan Tipe I dan Tipe II, sehingga mempengaruhi validitas kesimpulan. (D)</p> Signup and view all the answers

Bagaimana pemilihan antara uji parametrik dan non-parametrik memengaruhi interpretasi hasil uji hipotesis?

<p>Uji parametrik memberikan interpretasi berdasarkan parameter populasi (rata-rata, varians), sedangkan uji non-parametrik berfokus pada peringkat atau median. (B)</p> Signup and view all the answers

Dalam konteks analisis data, kapan penggunaan uji t satu sampel (one-sample t-test) menjadi sangat relevan?

<p>Ketika kita ingin menguji apakah rata-rata sampel berbeda secara signifikan dari nilai yang telah ditetapkan atau diketahui. (A)</p> Signup and view all the answers

Apa implikasi dari penggunaan koreksi Bonferroni dalam pengujian hipotesis ganda, seperti dalam perbandingan berpasangan (pairwise comparisons)?

<p>Mengurangi risiko kesalahan Tipe I (false positive) dengan menyesuaikan tingkat signifikansi (alpha). (C)</p> Signup and view all the answers

Bagaimana Anda menentukan ukuran efek (effect size) yang tepat untuk mengukur perbedaan antara dua kelompok setelah melakukan uji hipotesis?

<p>Gunakan ukuran efek yang sesuai dengan jenis uji yang digunakan (misalnya, Cohen's d untuk uji t, eta-squared untuk ANOVA) serta interpretasi praktisnya. (A)</p> Signup and view all the answers

Dalam laporan penelitian, mengapa penting menyertakan informasi tentang ukuran sampel, statistik deskriptif, dan hasil uji asumsi selain nilai p (p-value)?

<p>Untuk memberikan konteks lengkap tentang analisis, memungkinkan pembaca untuk mengevaluasi validitas dan generalisasi temuan. (A)</p> Signup and view all the answers

Apa pertimbangan utama dalam memilih antara uji parametrik dan non-parametrik untuk membandingkan dua rata-rata jika data menunjukkan heteroskedastisitas (varians yang tidak homogen)?

<p>Gunakan transformasi data untuk mencoba menstabilkan varians, lalu gunakan uji parametrik; atau pilih uji non-parametrik yang sesuai yang tidak mengasumsikan homogenitas varians. (D)</p> Signup and view all the answers

Flashcards

Uji Parametrik

Membandingkan dua rata-rata populasi menggunakan metode yang mengasumsikan data mengikuti distribusi tertentu (misalnya, normal).

Uji Non-Parametrik

Membandingkan dua rata-rata populasi tanpa mengasumsikan distribusi data tertentu.

Uji t Dependent Sample

Uji statistik untuk membandingkan rata-rata dua sampel yang saling berhubungan atau berpasangan.

Uji t Independent Sample

Uji statistik untuk membandingkan rata-rata dua sampel independen.

Signup and view all the flashcards

Uji Wilcoxon

Uji non-parametrik untuk membandingkan dua sampel berpasangan atau berhubungan.

Signup and view all the flashcards

Uji Mann-Whitney

Uji non-parametrik untuk membandingkan dua sampel independen.

Signup and view all the flashcards

Study Notes

Materi Inisiasi 4

  • Membahas perbandingan dua buah rata-rata secara parametrik dan non-parametrik.
  • Mempelajari materi yang bersumber dari luar tentang perbandingan dua buah rata-rata secara parametrik dan non-parametrik.

Sumber Belajar Pendukung/Pengayaan

Studying That Suits You

Use AI to generate personalized quizzes and flashcards to suit your learning preferences.

Quiz Team

Related Documents

Description

Materi ini membahas perbandingan dua rata-rata menggunakan metode parametrik dan non-parametrik. Sumber belajar meliputi video tentang uji t dan uji Wilcoxon. Materi ini akan membantu Anda memahami cara menganalisis perbedaan antara dua kelompok data.

More Like This

Hypothesis Testing Basics
24 questions

Hypothesis Testing Basics

PrincipledAquamarine4807 avatar
PrincipledAquamarine4807
Statistika: Testování hypotéz
37 questions
Use Quizgecko on...
Browser
Browser